KPK Lepas Segel Dinas PUPR

BerandaBekasi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melepas segel yang dipasang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (18/10) pukul 03.50 WIB.

Segel tersebut sebelumnya dipasang KPK sejak Minggu (14/10) sore sehingga menyebabkan lumpuhnya aktifitas pemerintahan enam ruang di lantai satu akibat Aparatur Sipil Negara setempat tidak diperbolehkan memasukinya.

“Segel sudah dilepas semua jadi segala akrifitas sudah bisa kembali dimulai,” kata Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Iman Nugraha usai mendampingi penggeledahan KPK, Kamis (18/10) pagi.

Iman menyebut seluruh segel yang dilepas KPK berada di lantai satu Dinas PUPR Kabupaten Bekasi tepatnya di ruang Kepala Dinas PUPR, Sekretaris Dinas, Bidang Bangunan Umum, Bidang Tata Ruang, serta dua ruang rapat dinas.

“Segel itu dibuka setelah semua dokumen yang dibutuhkan KPK terpenuhi,” katanya.

Pada Rabu pukul 23.30 WIB penyidik KPK melakukan penggeledahan di Dinas PUPR untuk mencari barang bukti tambahan guna melengkapi sejumlah bukti pada kasus suap proses perizinan Meikarta yang menyeret Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan sejumlah pejabat setempat serta pihak Lippo Group.

“Kita kooperatif, tadi apa yang penyidik KPK cari dan minta telah kita berikan dan kita tunjukkan beberapa dokumen terkait Meikarta,” katanya.

Iman melanjutkan dokumen yang dibawa penyidik KPK berasal dari tiga ruang di antaranya Kepala Dinas, Bidang Tata Ruang, serta Bidang Bangunan Umum.

“Ada dua dus berkas dokumen yang dibawa oleh KPK tadi,” katanya.

Diketahui kasus suap perizinan Meikarta senilai Rp 7 Miliar dari total janji hadiah senilai Rp 13 Miliar itu menyeret dua pejabat PUPR Kabupaten Bekasi menjadi tersangka yakni Kepala Dinas PUPR Jamaludin dan Kepala Bidang Tata Ruang Neneng Rahmi.

Selain itu Bupati Bekasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat Maju Banjar Nahor, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dewi Tisnawati serta Direktur Operasional Lippo Group Billy Sandoro, dua orang konsultan Taryadi dan Fitra Djaja Purnama, serta staf Lippo Group Henry Jasmen turut ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Sumber: NewsBekasi

Latest news

Hadapi Kegagalan dengan 5 Langkah Bangkit dari Penyesalan ini

BerandaBekasi.com - Setiap orang pastinya memiliki penyesalan di masa lalu. Baik itu terkait keluarga, teman, kekasih, pekerjaan, dan berbagai jenis penyesalan lainnya...

Perut Bunyi Setelah Makan, ini Beberapa Alasan yang Perlu Diwaspadai Menurut SehatQ

BerandaBekasi.com - Perut bunyi setelah makan kerap kita anggap hal biasa atau mungkin karena kita kekenyangan. Secara medis, bunyi dari perut disebut...

Kemendag Perkuat Eksistensi Kopi Indonesia di Chicago dengan Pendekatan Dialog

BerandaBekasi.com - Chicago, 21 Agustus 2021 – Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago tengah menginisiasi penguatan eksistensi kopi Indonesia di Negeri Paman...

3 Hal yang Perlu Diketahui dari Daging Ayam

Daging ayam merupakan salah satu bahan makanan yang paling populer di Indonesia, bahkan diberbagai negara di dunia. Berbagai olahan makanan dengan bahan...

Related news

Hadapi Kegagalan dengan 5 Langkah Bangkit dari Penyesalan ini

BerandaBekasi.com - Setiap orang pastinya memiliki penyesalan di masa lalu. Baik itu terkait keluarga, teman, kekasih, pekerjaan, dan berbagai jenis penyesalan lainnya...

Perut Bunyi Setelah Makan, ini Beberapa Alasan yang Perlu Diwaspadai Menurut SehatQ

BerandaBekasi.com - Perut bunyi setelah makan kerap kita anggap hal biasa atau mungkin karena kita kekenyangan. Secara medis, bunyi dari perut disebut...

Kemendag Perkuat Eksistensi Kopi Indonesia di Chicago dengan Pendekatan Dialog

BerandaBekasi.com - Chicago, 21 Agustus 2021 – Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago tengah menginisiasi penguatan eksistensi kopi Indonesia di Negeri Paman...

3 Hal yang Perlu Diketahui dari Daging Ayam

Daging ayam merupakan salah satu bahan makanan yang paling populer di Indonesia, bahkan diberbagai negara di dunia. Berbagai olahan makanan dengan bahan...